Pantaunews.co.id, Jakarta 21 Maret 2025 – Tesla kembali menjadi pusat perhatian setelah mengumumkan penarikan kembali (recall) hampir semua unit Cybertruck yang telah di produksi sejak peluncurannya pada tahun 2023.
Penarikan ini melibatkan lebih dari 46.000 kendaraan akibat masalah pada panel trim stainless steel yang dapat terlepas saat berkendara, menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Baca Juga
Pengesahan UU TNI, Puan Maharani Buka Suara, Simak Penjelasannya!

Masalah utama terletak pada penggunaan perekat yang tidak sesuai untuk memasang panel eksterior. Akibatnya, panel tersebut berisiko terlepas, terutama dalam kondisi cuaca dingin.
Tidak seperti beberapa penarikan sebelumnya yang dapat di selesaikan melalui pembaruan perangkat lunak jarak jauh. Perbaikan kali ini memerlukan kunjungan langsung ke pusat layanan Tesla untuk penggantian atau perbaikan panel yang bermasalah.
Baca Juga
BYD M6 Jadi Mobil Listrik Terlaris 2025, Ini Faktanya!
Penarikan ini menambah daftar panjang masalah yang di hadapi Cybertruck sejak di luncurkan Sejak 2024. Cybertruck telah mengalami delapan kali penarikan resmi, termasuk masalah pada pedal akselerator, motor wiper kaca depan, dan komponen trim lainnya.
Selain masalah teknis, Tesla juga menghadapi tantangan lain, termasuk penurunan harga saham sebesar 42% sepanjang tahun 2025. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap penurunan penjualan dan berbagai kontroversi yang melibatkan CEO perusahaan.
Penarikan kembali ini menyoroti pentingnya pengawasan kualitas dalam produksi kendaraan listrik dan menambah tekanan bagi Tesla untuk meningkatkan standar produksinya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan, Simak Penjelasannya?