Pantaunews.co.id, 25 Oktober 2025 – Purbaya siapkan Rp20 triliun hapus tunggakan BPJS Kesehatan! Selain itu, kebijakan ini sesuai arahan Presiden Prabowo untuk bantu masyarakat miskin. Oleh karena itu, berita ekonomi ini bahas rencana pemutihan iuran JKN 2026 dan syaratnya.
Rencana hapus tunggakan BPJS diumumkan Purbaya Yudhi Sadewa usai rapat dengan Dirut BPJS Ali Ghufron Mukti, 22 Oktober 2025.

Baca Juga
Purbaya vs Dedi Mulyadi: Siapa Lebih Kaya di 2025?
Terlebih dahulu, anggaran APBN 2026 untuk hapus tunggakan peserta mandiri kelas III. Di samping itu, Dirut BPJS siap jalankan jika regulasi keluar. Selanjutnya, pemutihan bantu 23 juta peserta mandiri kembali aktif JKN.
Penjelasan Purbaya tidak hanya anggaran, tetapi juga syarat. Selain itu, prioritas peserta miskin, tunggakan bertahun-tahun. Sementara itu, evaluasi IT BPJS untuk efisiensi. Kurangi program tidak efisien seperti ventilator berlebih.
Baca Juga
Kaget! Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Aqua: Sumber Air dari Sumur Bor?
“Rp20 triliun sudah dianggarkan, tapi BPJS harus perbaiki manajemen!” – Purbaya Yudhi Sadewa
Hapus tunggakan BPJS tidak hanya bantu peserta, tetapi juga negara. Selain itu, 6 bulan depan aktifkan 23 juta peserta. Selanjutnya, IT BPJS jadi terbaik dunia. Oleh karena itu, 2026 target JKN merata.
Cek tunggakan di app JKN. Selanjutnya, tunggu regulasi. Oleh sebab itu, rencana hapus tunggakan 2025 jadi kabar baik.
Purbaya siapkan Rp20 triliun hapus tunggakan BPJS Kesehatan untuk masyarakat miskin. Dengan demikian, JKN lebih inklusif!
Baca Juga: BLT Rp900 Ribu Tersendat: Purbaya Janjikan Selesai Pekan Ini!











