Pendidikan

Dedi Mulyadi Keluarkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Jawa Barat

×

Dedi Mulyadi Keluarkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Jawa Barat

Share this article
Dedi Mulyadi Keluarkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Jawa Barat
Dedi Mulyadi Keluarkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Jawa Barat

Pantaunews.co.id, Bandung, 8 November 2025 – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hari ini mengeluarkan Surat Edaran (SE) larangan hukuman fisik bagi guru terhadap murid di seluruh sekolah Jawa Barat. Lebih lanjut, kebijakan ini menekankan sanksi mendidik untuk bentuk disiplin tanpa kekerasan.

Bahkan SE ini diterbitkan menyusul kasus guru tampar siswa di Subang yang memicu perselisihan dengan orang tua. Sementara itu, Dedi menegaskan hukuman fisik berisiko melanggar undang-undang perlindungan anak.

Dedi Mulyadi Keluarkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Jawa Barat
Dedi Mulyadi Keluarkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Jawa Barat
Baca Juga

Klasemen & Posisi Real Betis Musim 2025/2026: Peluang Lolos Eropa Masih Terbuka

Pertanyaannya, apa pemicunya? Jawabannya insiden di SMP Subang di mana guru menampar murid nakal, menyebabkan kemarahan orang tua. Mari kita bahas satu per satu isi dan tujuan kebijakan ini.

Dedi siapkan 200 pengacara gratis untuk dampingi guru SMA/SMK jika hadapi gugatan hukum. Selanjutnya, orang tua wajib tanda tangan surat dukung disiplin sekolah. Dengan demikian, jika siswa tolak sanksi, sekolah bisa kembalikan ke orang tua untuk dididik di tempat lain. Selain itu, ini bagian upaya bangun pola pikir pendidikan bertanggung jawab di Jabar.

Sehingga kebijakan ini sambut baik pakar pendidikan, tapi terakhir ada kekhawatiran guru kesulitan terapkan disiplin tanpa otoritas fisik. Padahal, Dedi yakin sanksi produktif lebih efektif bentuk generasi tangguh.

Baca Juga

Link Ms Brew Viral Video (Msbrewwc) Terbaru: Fenomena Media Sosial!

Secara keseluruhan Pemprov Jabar sosialisasi SE ke dinas pendidikan. Namun pantau implementasi di sekolah. Walaupun kontroversial, namun ini langkah maju lindungi anak dari kekerasan.

Pertama, guru terapkan sanksi mendidik. Kemudian orang tua dukung disiplin. Selanjutnya, kolaborasi sekolah-guru. Terakhir, evaluasi berkala.

Pada akhirnya, SE Dedi Mulyadi harap ciptakan lingkungan belajar aman dan mendidik. Pantau update resmi Pemprov Jabar. Pendidikan tanpa kekerasan, Jabar!

Baca Juga: Kaget! Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Aqua: Sumber Air dari Sumur Bor?