Pantaunews.co.id, Cilacap, 19 November 2025 – Tanah longsor dahsyat melanda Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap pada 13 November 2025 malam. Hingga kini, 18 orang tewas, 23 selamat, dan 5 masih dicari tim SAR gabungan.
Bencana bermula dari hujan lebat sejak 11-12 November yang membuat tanah jenuh air. Pada 13 November sore, warga Dusun Nagari melaporkan tanah amblas sedalam 2 meter. Meski sebagian dievakuasi, banyak yang tetap bertahan.

Baca Juga
Susunan Pemain Real Madrid vs Barcelona: El Clasico Penuh Bintang
Pukul 19.00–20.00 WIB, tebing perbukitan runtuh secara rotasional. Material longsor menimbun Dusun Tarukahan dan Cibuyut, menghancurkan 12 rumah dan mengubur puluhan warga. Operasi pencarian terkendala hujan susulan dan tanah labil hingga beberapa kali dihentikan sementara.
BMKG dan Badan Geologi menyatakan penyebab utama adalah curah hujan tinggi berdurasi lama ditambah kontur lereng curam serta tanah pelapukan yang mudah amblas. Wilayah ini termasuk zona rawan gerakan tanah menengah-tinggi.
Baca Juga
Link Bocil Chindo Baju Olahraga Oren Viral, Simak Penjelasannya!
Gubernur Jateng memutuskan relokasi permanen korban. BMKG menerapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk mengurangi intensitas hujan dan mencegah longsor susulan hingga akhir November 2025.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya sistem peringatan dini yang lebih tangguh di musim hujan ekstrem tahun ini.











