Pantaunews.co.id, Surakarta, 2 November 2025 – Kabar duka menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Sri Susuhunan Kanjeng Sultan Pakubuwana (SISKS) XIII Hangabehi, Raja Keraton Surakarta, wafat hari ini, Minggu (2/11/2025) pukul 07.30 WIB di RS Indriati Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pada usia 77 tahun, beliau meninggal akibat komplikasi penyakit diabetes, gangguan jantung, dan cuci darah yang telah dirawat intensif sejak awal September 2025. Selain itu, kepergiannya menandai akhir era kepemimpinan penuh rekonsiliasi sejak 2004.

Baca Juga
Padi Reborn Bicara Ego: Cinta Diuji Gengsi, Single Baru Rilis 7 November!
Pertama-tama, jenazah Sinuhun tiba di Keraton Surakarta sekitar pukul 10.00 WIB setelah dimandikan di rumah sakit. Saat ini, disemayamkan di Masjid Pujasana, kompleks kediaman raja, bukan di Sasana Parasdya seperti rencana awal.
Menurut GKR Wandansari atau Gusti Moeng, adik kandung almarhum, pemakaman dijadwalkan Rabu (5/11/2025) di Pajimatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta tempat peristirahatan raja-raja Mataram. “Kami sepakati hari Rabu tanggal 5. Upacara brobosan di Paningrat, keluarga mbrobos di bawah peti jenazah Sinuhun,” ujarnya saat jumpa pers di Bangsal Smarakata.
Baca Juga
Link Robot SAI, Apakah Benar atau Penipuan?
Selanjutnya, Pakubuwana XIII lahir 28 Juni 1948 di Surakarta sebagai GRM Suryadi, putra tertua KRAy Pradapaningrum dari Pakubuwana XII. Naik takhta 2004 setelah wafatnya Pakubuwana XII, masa jabatannya penuh sengketa warisan hingga rekonsiliasi 2017.
Tidak hanya itu, karangan bunga berdatangan dari pemerintah dan masyarakat. Keraton Yogyakarta hentikan gamelan tiga hari sebagai hormat. Dengan demikian, prosesi pemakaman diprediksi dihadiri ribuan pelayat.
Kepergian Pakubuwana XIII adalah kehilangan besar bagi warisan budaya Jawa. Lebih penting lagi, era baru dimulai dengan penunjukan penerus. Pantau upacara di Imogiri Rabu besok!
Baca Juga: Link Ms Brew Viral Video (Msbrewwc) Terbaru: Fenomena Media Sosial!











