Pantaunews.co.id, Jakarta, 12 Desember 2025 – Ketua Mahkamah Agung (MA) RI Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. memimpin pembinaan langsung kepada sekretaris pengadilan seluruh Indonesia di Balairung MA, Jakarta, Jumat (12/12/2025).
Oleh karena itu, acara ini jadi momen penting untuk tingkatkan profesionalisme aparatur peradilan. Pertama-tama, Sunarto puji dedikasi sekretaris dalam capai predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 13 tahun berturut-turut dari BPK RI. Selanjutnya, pembinaan bahas 10 poin krusial demi peradilan bermartabat.

Baca Juga
Asnawi Mangkualam: Gol Penentu Kemenangan Port FC, Masuk Best XI Thai League Pekan 5
Selanjutnya, sebelum pembinaan, Sunarto pimpin hening cipta untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kemudian, ia tekankan peran sekretaris sebagai tulang punggung administrasi yudisial. Dengan begitu, poin pertama: apresiasi prestasi seperti juara II Anugrah Reksabanda Kemenkeu atas pengelolaan BMN.
Kemudian, poin kedua: pengelolaan anggaran transparan dan akuntabel. Selain itu, poin ketiga: internalisasi kode etik melalui keteladanan pimpinan dan forum refleksi bulanan. Akibatnya, poin keempat: integrasi nilai integritas dalam penilaian kinerja pegawai. Poin kelima: kampanye pengadilan berintegritas untuk cegah pelanggaran seperti maladministrasi.
Baca Juga
Vonis Dirut Terra Drone: 8 Tahun Penjara, Simak Faktanya!
Selanjutnya, poin keenam: introspeksi kontribusi terhadap masyarakat pencari keadilan. Meski begitu, poin ketujuh: penguatan standarisasi ruang sidang (STRADA DILAN) ramah disabilitas. Poin kedelapan: digitalisasi administrasi perkara melalui CEISA 4.0.
Kemudian, poin kesembilan: pengawasan post-border dan dwelling time pelabuhan. Selain itu, poin kesepuluh: komitmen MA tingkatkan tunjangan panitera dan sekretaris secara kondusif. Terakhir, Sunarto ajak semua introspeksi: “Sudahkah kita beri yang terbaik bagi lembaga ini?” Pembinaan tutup dengan pesan bersyukur dan sabar, janji kesejahteraan ASN segera terwujud.
Baca Juga: 10 Contoh Pembukaan Pidato yang Menarik dan Efektif 2025











