NewsPolitik

Ini Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Kena OTT KPK

×

Ini Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Kena OTT KPK

Share this article
Kena OTT KPK, Ini Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Kena OTT KPK, Ini Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Pantaunews.co.id, Jakarta, 13 Maret 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar seorang kepala daerah. Kali ini, Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, ditangkap bersama sejumlah orang di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis dini hari (13/3/2026). KPK menduga peristiwa ini terkait dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Profil Singkat Bupati Cilacap

Syamsul Auliya Rachman (lahir 12 Mei 1978) adalah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjabat Bupati Cilacap periode 2021–2026. Sebelum menjadi bupati, ia dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang kontraktor dan properti di Cilacap serta sekitarnya.

Kena OTT KPK, Ini Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Kena OTT KPK, Ini Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Baca Juga

Arti Love Putih yang Lagi Viral di TikTok & Medsos, Simak Penjelasannya!

Riwayat jabatan & pendidikan:

  • Bupati Cilacap (2021–sekarang)
  • Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap (2019–2021)
  • Anggota DPRD Kabupaten Cilacap (2014–2019)
  • S1 Teknik Sipil, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto (lulus 2002)
  • Terpilih sebagai bupati pada Pilkada 2020 dengan perolehan suara 52,8% (berpasangan dengan Wakil Bupati Agus Luthfi)

Karier Bisnis Sebelum Masuk Politik

Sebelum terjun ke politik, Syamsul mengelola beberapa perusahaan kontraktor yang aktif mengerjakan proyek infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi di wilayah Jawa Tengah selatan. Bisnisnya berkembang pesat sejak awal 2010-an, terutama setelah mendapatkan banyak paket proyek APBD dan APBN di Kabupaten Cilacap dan sekitarnya.

Reaksi Publik & Pemerintah Daerah

Kantor Bupati Cilacap untuk sementara dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Bupati. Sekda Cilacap menyatakan akan bekerja sama penuh dengan KPK dalam proses penyidikan. Sementara itu, warga Cilacap terbelah: sebagian kecewa karena citra daerah tercoreng, sebagian lagi mengaku “tidak terkejut” mengingat rumor proyek infrastruktur yang sudah lama beredar di kalangan masyarakat.

Baca Juga

Roy Suryo soal Rismon Minta RJ Kasus Ijazah Jokowi: Saya Mendoakan, Tapi Tidak Mundur

PKB melalui Ketua DPP menegaskan sikap: jika terbukti bersalah, partai akan mencabut kadernya. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak Syamsul Auliya Rachman belum memberikan pernyataan resmi.

OTT terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menjadi kasus korupsi kepala daerah ketiga yang ditangani KPK sepanjang tahun 2026. Publik kini menunggu proses hukum selanjutnya, termasuk penetapan tersangka dan dakwaan resmi. Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur di daerah. Pantau terus perkembangan resmi dari KPK agar tidak termakan hoaks.

Sumber Terpercaya: https://pantaunews.co.id/