PANTAUNEWS.CO.ID — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia menjadi motor inovasi untuk mengawal program hilirisasi pertanian.
Pernyataan ini disampaikan Mentan saat menjadi pembicara kunci dalam Forum Rektor Perguruan Tinggi se-Indonesia di Jakarta.

BACA JUGA
KAI Sebut Seluruh Lokomotif dan Genset Gunakan Energi Hijau B40
Ajak Kampus Berperan Aktif
Pertama-tama, Mentan Amran menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat riset dan inovasi yang mendukung hilirisasi produk pertanian. Selain itu, kampus diharapkan dapat menghasilkan teknologi pascapanen, pengolahan makanan, serta produk bernilai tambah dari komoditas pertanian.
Lebih lanjut, Amran menyatakan bahwa tanpa dukungan riset dari kampus, program hilirisasi pertanian akan sulit berjalan optimal.
Strategi Hilirisasi Pertanian
Oleh karena itu, Kementerian Pertanian akan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi melalui program matching fund, penelitian bersama, dan magang mahasiswa di industri pertanian. Akibatnya, diharapkan lahir banyak startup dan industri pengolahan pertanian yang kuat di berbagai daerah.
BACA JUGA
Profil Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK
Respons Perguruan Tinggi
Banyak rektor menyambut positif ajakan Mentan. Mereka berkomitmen untuk mengarahkan riset dan pengabdian masyarakat ke arah hilirisasi pertanian, termasuk pengembangan varietas unggul, teknologi pengolahan, dan pemasaran produk pertanian.
Situasi Terkini
Kementerian Pertanian sedang menyusun roadmap kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mempercepat hilirisasi pertanian. Akhirnya, Mentan berharap sinergi antara pemerintah, kampus, dan industri dapat mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih modern, produktif, dan bernilai tambah tinggi.
Sumber terpercaya: https://pantaunews.co.id/.











