News

Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6 di Malut Dinyatakan Berakhir

×

Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6 di Malut Dinyatakan Berakhir

Share this article
Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6
Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6

PANTAUNEWS.CO.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempabumi magnitudo 7,6 di Maluku Utara telah berakhir. Peringatan yang dikeluarkan sejak Selasa malam itu dicabut pada Rabu dini hari.

Peringatan Dini Dicabut

Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan bahwa berdasarkan pemantauan pasca gempa utama, tidak terjadi perubahan muka air laut yang signifikan di wilayah pesisir Maluku Utara. Oleh karena itu, peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 02.45 WIB.

Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6
Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6
BACA JUGA

Wika Salim: Max Adam Mualaf, Simak Penjelasannya!

Gempa Susulan Masih Terjadi

Meski peringatan tsunami telah berakhir, BMKG mencatat masih terjadi puluhan gempa susulan dengan magnitudo bervariasi. Gempa susulan terkuat tercatat mencapai magnitudo 5,4. Masyarakat diimbau tetap waspada dan menghindari bangunan yang rusak.

Dampak Gempa di Maluku Utara

Gempa magnitudo 7,6 yang berpusat di laut utara Maluku Utara menyebabkan kerusakan sedang hingga berat di beberapa wilayah, terutama di Pulau Halmahera dan sekitarnya. Beberapa rumah warga retak dan rusak, namun hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.

BACA JUGA

Jadwal Lengkap MotoGP 2026, Simak Penjelasannya!

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun terus waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang lebih besar. Masyarakat juga diminta menghindari pantai dan area rawan tsunami selama beberapa hari ke depan.

Peringatan dini tsunami akibat gempabumi M7,6 di Maluku Utara telah resmi dicabut. Meski demikian, BMKG meminta masyarakat tetap siaga terhadap gempa susulan yang masih terus terjadi. Situasi akan terus dipantau secara intensif oleh BMKG.

Sumber Terpercaya: https://pantaunews.co.id/.